Bahaya Yang Mengintai Dibalik Login Dengan Akun Facebook

Seringkali sebagai pengguna internet, kita malas untuk mengisi form pendaftaran pengguna sebuah web atau software yang kita gunakan. Tawaran yang sering kita ambil salah satunya dengan klik tombol “Connect with Facebook”. Tapi, apakah kita sadar akan bahaya yang mengintai dibalik login dengan akun Facebook?

Pada bulan Mei 2018, Facebook telah menghapus sekitar 200 aplikasi sebagai bagian dari audit terkait skandal Cambridge Analytic yang sempat mengguncang Facebook beberapa waktu lalu. Investigasi yang dilakukan oleh Facebook dengan cara melihat aplikasi yang memiliki akses terhadap data pengguna yang cukup besar dan Facebook juga melakukan wawancara untuk lebih mengetahui apa saja yang sudah mereka lakukan terhadap data pengguna tersebut. Facebook bahkan melakukan beberapa kunjungan ke lokasi untuk beberapa app yang memiliki potensi penggunaan data pengguna yang tidak semestinya. Apabila ditemukan pelanggaran, maka tidak menunggu waktu lama bagi Facebook untuk menghapus akses aplikasi tersebut ke Facebook.

Langkah yang dilakukan Facebook ini merupakan langkah nyata sebagai akibat skandar Cambridge Analytic yang memanen sekitar 87 juta data pengguna melalui kuis yang diadakan melalui halaman Facebook mereka. Jadi berhati-hatilah saat anda mengikuti berbagai kuis atau permainan yang beraneka ragam ditawarkan di halaman Facebook anda.

Bahaya Yang Mengintai Dibalik Login Dengan Akun FacebookTerdapat setidaknya 25.936 aplikasi yang menggunakan layanan login Facebook dan secara agresif mengeksport data pengguna tersebut ke database mereka. Hal ini sesuai yang dilaporkan oleh Trustlook yang merupakan salah satu perusahaan jasa keamanan siber. Salah satu yang perlu diwaspadai dari laporan ini adalah data diperoleh tanpa harus melibatkan hacker atau malware. Aplikasi-aplikasi tersebut seringnya meminta data pengguna secara berlebihan yang sebenarnya tidak mereka perlukan. Pengguna tanpa pikir panjang juga sering langsung menyetujui terkait data yang diminta. Mereka tidak sadar bahwa aplikasi-aplikasi tersebut dapat menyalah gunakan data yang mereka miliki tanpa dipahami oleh pengguna Facebook. Kejadian ini sebenarnya mirip sekali dengan kasus Cambridge Analytics.

Satu hal yang perlu disadari oleh para pengguna Facebook adalah saat mereka memberikan izin bagi games atau aplikasi lainnya untuk mengakses akun Facebook, maka resiko data kita diambil cukup besar. Aplikasi pihak ketiga ini dapat menjelajahi smartphone anda dan mengambil data pribadi kita tanpa kita sadari. Data-data yang diambil bisa termasuk data kontak teman atau kerabat kita sesuai yang disampaikan oleh One Wolrd Identity Labs yang merupakan salah satu perusahaan keamanan internet.

Apabila kita telah cukup lama menjadi pengguna Facebook, perlu kiranya kita cek kembali aplikasi apa saja yang telah kita izinkan untuk mengakses akun kita. Ini bisa berupa aplikasi yang kita login didalamnya menggunakan akun Facebook, bisa jadi juga halaman-halaman kuis atau semacamnya.

 

Bagaimana Cara Mengamankan Akun Facebook Kita?

Kabar baiknya adalah pengguna masih memiliki kontrol terhadap data mereka. Untuk mengecek kembali permission yang telah kita berikan melalui Facebook, berikut ini langkah-langkahnya

  1. Silahkan masuk ke menu Account Settings
  2. Pilih apps yang berada pada bagian sisi layar anda
  3. Klik tanda “X” yang ada pada tiap aplikasi untuk membatalkan akses terhadap data anda

Silahkan konfirmasi remove saat sebuah dialog muncul untuk mengkonfirmasi penghapusan yang anda lakukan.

Anda juga dapat men-disable fitur platform Facebook yang nantinya akan menghentikan integrasi Facebook dengan games atau aplikasi lainnya yang menggunakan fitur login dengan Facebook. Informasi terkait keamanan data kita sebagai pengguna Facebook harusnya menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan agar bahaya yang mengintai dibalik login dengan akun Facebook dapat diminimalisir. Pengguna Facebook di Indonesia juga cukup besar dan sebagian besar diantara mereka juga pengguna smartphone, maka besar kemungkinan juga mereka menginstall aplikasi Facebook di smartphone mereka. Kehati-hatian ini perlu dilakukan agar data pribadi atau data kontak di smartphone kita tidak menyebar kemana-mana.

Be Sociable, Share!

Related Posts:

No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *