Cara Kerja Kinect

Setelah berkenalan dengan Kinect, ada baiknya kita juga perlu membahas bagaimana cara kerja Kinect. Bagaimana alat seukuran kotak kecil itu mampu mengenali berbagai gerakan yang kita lakukan saat kita memainkan game? Bagaimana kamera kinect mampu menangkap gerakan dan akhirnya mampu mengetahui bahwa gerakan kita sekarang adalah menendang, memukul atau melompat?

Kinect adalah perangkat input untuk mendeteksi gerakan yang diproduksi oleh Microsoft untuk Video Game XBOX 360 dan PC dengan system operasi Windows. Dengan menggunakan kamera yang mirip dengan webcam, memungkinkan Kinect untuk menangkap gerakan pengguna yang akhirnya pengguna tidak perlu menyentuh secara langsung controller game. Cukup dengan melakukan gerakan-gerakan yang alami.

Kinect dibangun dengan menggunakan teknologi sofware yang dikembangkan secara internal oleh Rare, sebuah perusahaan game dibawah Microsoft Game Studios milik Microsoft. Kamera pada kinect dikembangkan oleh pengembang asal Israel yakni PrimeSense, yang mengembangkan sebuah sistem yang mampu mengartikan gerakan secara tepat, yang akhirnya memungkinkan pengaturan tanpa tangan pada perangkat elektronik dengan menggunakan proyektor infrared dan camera dan sebuah microchip untuk mendeteksi gerakan obyek dalam 3 dimensi.

Kamera Kinect

Sensor Kinect terdiri dari sebuah horizontal bar yang terhubung pada kaki kecil dengan sebuah poros yang dilengkapi motor dan didesain memanjang diatas atau dibawah video display. Alat ini memiliki sebuah kamera RGB, sensor kedalaman dan multi-array michrophone yang dilengkapi software, yang mampu menyajikan pengenalan secara 3D pada seluruh tubuh dan juga kemampuan pengenalan suara.

Sensor kedalaman terdiri dari proyektor laser infrared yang dikombinasikan dengan sensor CMOS yang menangkap data video dalam bentuk 3D pada kondisi cahaya ambien. Jarak penginderaan dari sensor kedalaman dapat diatur, dan software Kinect secara otomatis mampu melakukan kalibrasi pada sensor berdasarkan gameplay dan lingkungan fisik pemain, mampu mengakomodasi adanya furnitur atau halangan lainnya.

Ada 3 inovasi hargdware yang bekerja bersama-sama di dalam sensor Kinect

  • Color VGA video camera

Camera video ini membantu dalam pengenalan wajah dan fitur deteksi lainnya dengan mendeteksi 3 komponen warna yaitu Red, Green, dan Blue. Microsoft menamakannya “RGB Camera” dengan mengacu pada 3 komponen warna tersebut

  • Depth Sensor

Depth sensor atau sensor kedalaman merupakan sebuah proyektor infrared dan sebuah sensor monochrome CMOS yang bekerja secara bersama-sama untuk “melihat” ruangan atau area dalam bentuk 3D dengan tanpa memperdulikan kondisi cahaya

  • Multi-array michrophones

Merupakan sebuah susunan yang terdiri dari 4 kamera yang dapat mengisolasikan suara dari pemain dengan suara-suara lain(noise) yang ada di ruangan. Hal ini memungkinkan pemain game untuk berada agak jauh dari microphone dan masih dapat menggunakan kontrol suara atau voice control

Kamera Kinect

Lebih jauh tentang spesifikasi Kinect diketahui bahwa baik video ataupun sensor kedalaman memiliki resolusi sebesar 640 x 480 pixel dan berjalan pada 30 Frame Per Second. Dari spesifikasi Kinect juga diketahui bahwa kita bisa berada pada jarak sekitar 1.8 Meter antara pemain dan kamera kinecr.

Hardware Kinect, tidak akan bisa berperilaku secanggih saat ini jika tidak didukung dengan software canggih yang ada didalamnya yang mampu memanfaatkan data yang telah dikumpulkan dari pengguna Kinect. Lebih jauh dari software ini akan kita bahas pada tulisan lainnya.

 

Incoming search terms:

Be Sociable, Share!

Related Posts:

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *