Library PHP dan Javascript Yang Digunakan Oleh WordPress

Sebagian besar software-software modern saat ini bergantung pada library. Hal ini dikarenakan para developer tidak perlu membuat segala sesuatunya dari awal. Selain terkait dengan waktu, juga terkait dengan efiensi dan tingkat efektifitas pekerjaan itu sendiri. Meskipun membuat sesuatu dari awal sebenarnya bukan lah hal yang buruk. Langkah ini sangat bagus untuk meningkatkan level pemrograman seorang programmer. Pada tulisan kali ini, saya akan membahas tentang library-library yang digunakan oleh WordPress.

Library yang ada dalam WordPress

Library yang digunakan dalam WordPress berada pada tempat yang sama dengan file-file WordPress itu sendiri. Folder wp-include dalam WordPress berisi beberapa library yang akan dieksekusi saat WordPress mulai dijalankan. Dalam WordPress, library pihak ketiga akan selalu bernama dengan awalan class-*.php, yang biasanya berupa file tunggal. Bisa juga file-file tersebut berada di folder library masing-masing. File-file php lainnya berada dalam folder wp-include atau wp-admin/include.

php_wordpress.png

File-file Javascript disimpan dalam folder js sedangkan file-file css berada dalam folder css yang juga berisi css untuk JQuery dan TinyMCE.

Library Javascript dalam WordPress

Javascript library yang digunakan dalam WordPress adalah JQuery yang antara lain terdiri dari:

  • jQuery
  • jQuery UI : plugin untuk memudahkan dalam membuat user interface yang berbasis JQuery.
  • jQuery Color : plugin JQuery Color digunakan untuk manipulasi warna dan juga animasi
  • jQuery Form : Digunakan untuk menangani kebutuh form dengan didukung teknologi Ajax.
  • jQuery Masonry : plugin untuk memudahkan dalam membuat layout
  • jQuery Hotkeys : plugin untuk menangani shortcut pada browser. Misalnya shortcut Ctrl+s. shortcut ini biasanya digunakan untuk menyimpan halaman web, tapi dengan plugin ini, anda dapat merubahnya menjadi short cut untuk hal lainnya. Misalnya menyimpan dokumen yang sedang anda kerjakan melalui browser.
  • jQuery Suggest
  • jQuery Migrate : Plugin ini untuk menangani kode Jquery yang lama. Plugin ini diperlukan agar WordPress yang lama pun masih dapat dijalankan dengan baik.
  • jQuery Schedule

Selain JQuery, wordpress juga menggunakan library javascript lainnya, seperti Backbone, Colorpicker, hoverInternet, SWFObject, TinyMCE dan masih banyak lainnya.

Library PHP dalam WordPress

Berbeda dengan library Javascript yang banyak didominasi oleh JQuery dan plugin-pluginnya, library PHP kebanyakan hanya sebuah file class. Beberapa library PHP yang digunakan dalam WordPress antara lain:

  • PHPMailer
  • SimplePie
  • POP3 Class
  • PHPass
  • Atom Lib
  • Text Diff
  • Pomo
  • ID3
  • Snoopy
  • PemFTP

Beberapa library dan plugin sudah ketinggalan jaman, mungkin bagi anda yang mendapatkan informasi lebih banyak terkait library javascript dan php yang digunakan dalam wordpress, bisa menambahkannya pada kolom komentar.

Be Sociable, Share!

Related Posts:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *