Saat Tornado Melanda Joplin dan Oklahoma

Sebenarnya berita ini dah beberapa hari lalu, akan tetapi pas salah satu teman saia yang asli orang sana lagi online di FB, saia nanya-nanya tentang keadaan disana. Rupanya memang menakutkan. Rumah teman saia ini hancur dan parahnya lagi pas si tornado menghantam, roommate nya lagi didalam, ini cuplikan chat nya.

Sayangnya saia g bisa terus nanya lebih banyak karena dia lagi sibuk beres-beres rumahnya, tak liat di FB nya dia lagi butuh truk dan lain-lain. Ah Sara… wish I could help you.

Setelah ngecek-ngecek foto di FB nya, nemu foto rumahnya yang hancur, ni yang ngupload sodara perempuannya. Wah Sara, semoga sabar n dimudahkan menghadapi bencana ini.

di bawahnya tertulis: “Photo of my sister’s apartment in Joplin. She lost everything, so donations are welcome. Clothing, toiletries and such will be much appreciated”

 

Jadi inget pas dulu disana, sempet kena tornado juga. Saat itu pagi harinya langit begitu cerah, saia dan rombongan pas diajak ke kota sebelah, yakni Oklahoma. Pas berangkat seh liat beberapa mahasiswa lagi sibuk, tak pikir mau ngapain ternyata pas tak tanya mereka lagi simulasi tornado. Katanya da informasi cuaca kalau malam nanti mau ada tornado. Hem emank kalau cuaca di sana sering gonta ganti, kalau istilah tetangga sebelah rumah dikampungku adalah “isuk dele sore tempe”.

 

Lanjut… pas sorenya saia dan rombongan baru pulang dari Oklahoma, saia istirahat sejenak dikamar dan saat hari mulai gelap, tiba-tiba terdengar sirine berbunyi, semua orang dalam satu rumah, kira-kira 12 an orang, langsung pada teriak-teriak n lari keluar. Nah saia pas baru keluar dari dormitory, baru inget si lappie masih didalam, wah masuk lagi. Masukin lappie ke tas dan cabut. Begitu buka pintu dormitory, angin kencang wuzzzzz!!!!! sempet kaget plus takut, karena baru kali ini ngerasain angin begitu kuatnya, plus gelap n campur hujan…

Kita semua lari menuju kampus, karena hanya bangunan kampus lah yang terbuat dari beton, sedangkan dormitory hanya terbuat dari dinding kayu. Ibarat di “sebul wis mumbul”… mungkin gitu istilahnya.

Jadilah semua mahasiswa dari dormitory hampir semalaman tertahan dalam ruangan kampus, ada yang nangis segala. Saat itu kita semua menuju satu lokasi yang memang sudah ditentukan untuk perlindungan saat badai menerpa. Ruangan itu memang dikelilingi dinding beton yang tebel.

saat berlindung

Setelah mulai reda, kita diperbolehkan pindah, asal tetap dalam gedung. Akhirnya saia dan temen-temen milih di student center. Ya daripada klereran, maka lappie diaktifkan. Nyelengi di Vending Machine untuk dapet cemilan biar klererannya lebih bermanfaat… haiah…

Saat klereran di student center, dalam kampus

Baru lewat tengah malam setelah dipastikan tornado telah lewat, kita semua baru diijinin masuk kembali ke dormitory. Lha ternyata da temen cewek yang sandalnya ilang pas lari, jadilah sandal saia satu-satunya dipinjem. jadinya menahan dingin berjalan kaki (nyeker.com) menuju dormitory.

Kalau tornado yang sekarang, berdasarkan berita eramuslim disini dan disini, wah g bisa mbayangin kayak gimana. Yang sekedar lewat aja dah kayak gitu. Bersyukurlah kita yang hidup di Indonesia, bisa nyenyak tidur malamnya dan gak khawatir ma bencana macam tornado ini. Perlu diketahui memang di area Oklahoma dan sekitarnya merupakan wilayah di US yang paling sering kena badai.

Be Sociable, Share!

Related Posts:

  • No Related Post
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *